28 C
Jakarta

5 Terduga Teroris Aceh Ingin Menerapkan Ideologi Daulah ISIS

Artikel Trending

Harakatuna.com. Banda Aceh – Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri rahasia 5 orang tak terduga  terorisme . Dari 5 terduga teroris itu, 2 orang diamankan di kawasan Blang Bintang, Aceh Besar. Sejumlah terduga ini mengaku menganut ideologi daulah ISIS dan bahkan siap bergabung dengan ISIS. 

Selanjutnya,  Densus 88  keamanan 1 terduga teroris di kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh 2 terduga teroris lagi berhasil diamankan di kawasan Langsa. “Penangkapan tersebut berlangsung di empat lokasi terpisah,” ungkap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, dalam keterangannya Sabtu (23/1/2021).

“Kelima terduga teroris ini diduga terlibat dalam jaringan  bom Mapolrestabes Medan, dan juga terlibat dalam pembuatan bom jaringan teroris yang ditangkap di wilayah Riau,” sambung Winardy. Winardi juga menegaskan bahwa kelima orang tersebut terpengaruh dengan ideologi daulah ISIS.

Mereka juga berencana membuat bom yang akan digunakan untuk aksi teror di wilayah Aceh. Mereka jelas mengamalkan ideologi daulah ISIS serta siap berangkat ke Afghanistan untuk bergabung dengan kelompok Daulah ISIS “, lanjut Wibardy.

The Organic Stop Actived Charcoal (Bubuk Arang Aktif), 1 botol (2000 pcs) peluru gotri silver cosmos 6mm, yakni 1 Kg Pupuk Kalium Nitrat, 250 gram The Organic Stop Actived Charcoal (Bubuk Arang Aktif), 1 botol (2000 pcs) peluru gotri silver cosmos 6mm , beberapa potongan pipa besi sebagai alat pembuatan dan isi bom.

“Serta beberapa dokumen yakni buku catatan sebagai penyampaian pesan yang berisi ancaman terhadap TNI / Polri, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh,” ungkapnya.

Paspor-paspor milik terduga teroris juga ditemukan untuk melaksanakan Hijrah ke Khurasan, Afghanistan, ujar Winardy. Beberapa buku kajian ISIS dan Tauhid serta Compact Disk dan Falsh Disk, kata Winardy.

Terakhir juga berhasil diamankan 3 buah HP Android dan 3 buah HP biasa berbagai merk yang digunakan terduga teroris untuk berkomunikasi dengan jaringan dan kelompok teror, jelas Winardy.

BACA JUGA  Mantan Napiter Aceh Utara Temui Dandim Bahas Perdamaian
BACA JUGA  Sarjana PTKI Harus Jadi Agen Moderasi Beragama

Termasuk alat-alat digunakan dalam proses idad (latihan fisik persiapan aksi teror) berupa samsak tinju, besi dan busur panah, beberapa barbel besi, ucap Winardy. “Para terduga teroris saat ini masih proses pemeriksaan di Polda Aceh dan selanjutnya akan dibawa ke Mabes Polri Jakarta,”tutup Winardy.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru